warga tokyo new normal

Bagaimana Bisnis Kecil Menghadapi “New Normal”?

Cetroocoffee.com – Saat ini pemerintah hendak mencanangkan kebijakan “New Normal”, di mana beberapa sektor akan kembali beroperasi namun dengan ketentuan-ketentuan baru. Nah, bagaimana tips untuk bisnis kecil menghadapi new normal ini?

Tidak seperti sebelumnya di mana pemerintah cenderung mencangankan kebijakan seperti PSBB, saat ini kebijakan new normal sudah mulai diwacanakan untuk diterapkan.

Meskipun beberapa aktifitas sosial dan ekonomi akan kembali diberlakukan saat new normal, akan tetapi terdapat hal-hal baru yang sebelum pandemi covid-19 in belum dibiasakan untuk dilakukan.

Seperti kewajiban untuk pemakaian masker atau face mask di tempar umum, jaga jarak saat mengantre ataupun ketika di tempat umum, membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Bagaimana bisnis kecil dan menengah UKM menghadapi era new normal ini?

bisnis kecil era new normal

Turunkan harapan akan langsung kembalinya aktifitas ekonomi secara instant

Diperbolehkannya kembali beberapa sektor usaha untuk beroperasi kembali tentunya menjadi angin segar bagi pengusaha. Namun dampak psikologis akibat covid-19 ini mungkin bakal masih dirasakan oleh sebagian masyarakat. Sebagian masyarakat mungkin masih enggan untuk pergi ke mall, pasar, atau pergi-pergi di tengah kerumunan.

Menurut sebuah survei oleh perusahaan analitik prediktif First Insight yang dilakukan pada 20 April lalu, hanya 43 persen orang Amerika yang disurvei merasa nyaman untuk kembali ke usaha kecil lokal. Hal yang sama mungkin dapat pula terjadi di masyarakat Indonesia.

Lebih tepat dalam mengelola uang dan budget

Para pegiat usaha tentunya perlu pandai-pandainya mengelola budget yang mereka miliki.

Ketika usaha kembali dibuka dan beroperasi, maka protokol/alat bantu standar keamanan di era new normal ini juga perlu diadakan. Misalnya seperti masker, hand sanitizer, sabun antiseptik, sarung tangan, dan untuk pengusaha restoran misalnya akan dibutuhkan mengatur tata letak penempatan pengunjung.

Hal-hal seperti itu tentunya membutuhkan anggaran tambahan, juga karyawan yang kembali bekerja tentunya dibutuhkan biaya operasional.

Jadi, sebagai pengusaha Anda perlu menyiapkan strategi yang tepat saat Anda membuka kembali usaha Anda.

Manfaatkan jaringan digital

Saluran pemenuhan kebutuhan masyarakat sebagian telah bergeser yang semula konvensional di mana pembeli datang langsung ke lokasi, kini permintaan sering dilakukan secara online/digital.

Bagi Anda yang berjualan produk makanan/minuman jadi, bisa dioptimalkan di Go Food, Grab Food atau semacamnya. Jangan lupa berikan diskon-diskon dan potongan harga.

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kembali ke Atas